Dari "Kualitatif" Menuju "Kuantitatif": Fondasi Kimia
Dalam dunia kimia, kita tidak hanya memperhatikan "menjadi apa" suatu zat, tetapi lebih pada "berapa banyak" perubahan yang terjadi.Hukum Kekekalan Massaadalah awal dari penelitian kimia kuantitatif. Melalui penimbangan dengan neraca presisi, kita menemukan hubungan yang menakjubkan antara massa total zat yang bereaksi dan massa total zat yang dihasilkan sebelum dan sesudah reaksi kimia:Mereka selalu sama.
1 (Sebelum reaksi)m2 (Setelah reaksi) = Proses reaksi kimia
Skema Penyelidikan Inti
- Skema 1: Pembakaran Fosfor Merah โ Dalam labu Erlenmeyer yang dasarnya dialiri pasir halus, masukkan sedikit fosfor merah kering. Tutup rapat dengan sumbat karet yang dilengkapi balon, lalu nyalakan fosfor merah.Gejala:Menghasilkan asap putih yang banyak, balon mengembang lalu mengempis. Setelah dingin, ditimbang dan ditemukan $m_1 = m_2$. Sistem tertutup menghilangkan gangguan dari oksigen udara dan hilangnya produk reaksi.
- Skema 2: Reaksi Besi dengan Tembaga(II) Sulfat โ Celupkan paku besi yang sudah dibersihkan ke dalam labu Erlenmeyer berisi larutan tembaga(II) sulfat.Persamaan kimia:$Fe + CuSO_4 = Cu + FeSO_4$.Gejala:Permukaan paku besi dilapisi padatan merah (tembaga), larutan berubah dari biru menjadi hijau muda. Neraca tetap seimbang, sekali lagi membuktikan kekekalan massa.